News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

 

Ket Foto. 
Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin, S.H.,  saat Sesi Foto Bersama. Foto. (Ist). 
PONTIANAK - Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin, S.H., menegaskan pentingnya menjaga tradisi Turun Seperahan sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya Melayu yang perlu dilestarikan secara turun-temurun.

Tradisi yang dilaksanakan masyarakat di Kelurahan Bansir Laut, Kota Pontianak, tersebut menjadi salah satu bentuk upaya mempertahankan adat istiadat Melayu di tengah perkembangan zaman.

Kehadiran Satarudin dalam kegiatan adat itu menunjukkan perhatian terhadap pelestarian budaya lokal yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Pontianak.

Menurut semangat pelestarian budaya, tradisi seperti Turun Seperahan tidak hanya memiliki nilai adat, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial masyarakat serta mengenalkan warisan leluhur kepada generasi muda.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Agus Sugianto, serta Hj. Erlinawati, S.H., M.A.P., bersama sejumlah tokoh dan masyarakat setempat.

Pelestarian tradisi Melayu juga menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas budaya Kota Pontianak, terlebih dalam momentum peringatan Hari Jadi Kota Pontianak yang mengingatkan masyarakat akan sejarah dan kekayaan budaya daerah.

Tradisi Turun Seperahan diharapkan terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus agar nilai-nilai adat Melayu tetap hidup serta menjadi bagian dari jati diri masyarakat Kota Pontianak. (Roni). 


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar